SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daerah
Home / Daerah / Sekda Kolut: Reboisasi Tinukari Jadi Titik Awal Jaga Mekongga & Amankan Sungai Rawan Bencana

Sekda Kolut: Reboisasi Tinukari Jadi Titik Awal Jaga Mekongga & Amankan Sungai Rawan Bencana

Kolaka Utara, DestinasiNews.id – Meningkatnya kerentanan lingkungan di Kabupaten Kolaka Utara terhadap banjir menjadi perhatian serius lintas sektor. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang kini kerap memicu genangan dan luapan air di sejumlah titik wilayah.

Merespons kondisi tersebut, Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (MAPALA UMKOTA) menggelar rapat koordinasi persiapan reboisasi dalam rangka Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati 2026 di MR. A Food and Drink Lasusua (7/05/2026)

Rapat koordinasi itu dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si. Kehadiran Sekda menjadi sinyal kuat dukungan Pemda terhadap gerakan penghijauan yang diinisiasi generasi muda.

Dalam arahannya, Muhammad Idrus menegaskan bahwa reboisasi bukan sekadar agenda seremonial.

DEMO DI KANTOR PT. KASMAR TIAR RAYA, ALIANSI LELEWAWO SOROTI KESELAMATAN JALAN DAN PESISIR

“Kondisi DAS kita butuh aksi nyata. Banjir yang datang cepat saat hujan turun itu alarm. Kalau vegetasi di hulu terus tergerus, daya ikat tanah hilang. Reboisasi di sempadan Sungai Tinukari ini langkah strategis menjaga Mekongga dan Kolaka Utara,” tegasnya.

Lebih jauh, Sekda mengungkapkan alasan pemilihan Sungai Tinukari sebagai titik awal.

“Tinukari kami jadikan titik awal karena di sana ada ikon Sulawesi Tenggara, yakni Gunung Mekongga yang merupakan gunung tertinggi di Sultra. Selain itu, Tinukari juga lokasi wisata arung jeram pertama di Sulawesi Tenggara. Jadi kita jaga hulunya, jaga wisatanya, jaga masyarakatnya,” ujar Muhammad Idrus.

TINJAU JALUR LISDES, KOMISI III DPRD KOLAKA UTARA DENGAR LANGSUNG ASPIRASI WARGA DESA TOBELA

Ia menambahkan, gerakan ini akan berlanjut ke sungai lain yang rawan bencana saat musim hujan.

“Selanjutnya kita juga akan lakukan di bantaran sungai lain yang memiliki potensi rawan bencana, seperti 3 sungai di Kecamatan Lasusua yakni Sungai Batu Ganda, Sungai Indewe, dan Sungai Ponggiha,” jelasnya.

Rapat teknis tersebut membahas jadwal dan metode pelaksanaan reboisasi vegetatif di sempadan Daerah Aliran Sungai Tinukari, kawasan kaki Pegunungan Mekongga. Sungai Tinukari merupakan salah satu DAS vital di Kolaka Utara. Saat hujan, debit air meningkat drastis disertai air keruh akibat material tanah dari hulu. Kondisi ini menandakan menurunnya fungsi vegetasi penyangga dan daya ikat tanah di sekitar aliran sungai.

Ketua MAPALA UMKOTA yang juga Ketua Panitia Kegiatan, Hardiyanto, menyampaikan kesiapan teknis di lapangan.

“Kami telah melakukan survei awal dan menetapkan ada lima titik awal di bantaran Sungai Tinukari yang akan dilakukan penanaman pohon ini. Titik-titik itu yang paling kritis dan butuh vegetasi pengikat tanah segera,” ungkap Hardiyanto.

DEMOKRAT LUWU UTARA PERINGATI HUT KE-25 DENGAN BAKSOS DAN BANSOS UNTUK WARGA KURANG MAMPU

Aliran air dari kawasan Pegunungan Mekongga yang turun deras ke wilayah hilir dinilai memperbesar potensi banjir ketika curah hujan tinggi dalam waktu singkat. Karena itu, inisiatif MAPALA UMKOTA dipandang sebagai intervensi ekologis yang tepat untuk memulihkan fungsi sempadan sungai dan menekan risiko bencana di masa depan.

Menutup arahannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang.

“Pemda Kolut siap dukung penuh. Tapi kuncinya keberlanjutan. Jangan berhenti setelah tanam. Harus ada yang merawat, memantau, sampai pohon ini benar-benar jadi benteng alami untuk anak cucu kita. Ini soal masa depan Kolaka Utara,” pungkas Muhammad Idrus.

Rapat berlangsung dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan pemerintah daerah. Seluruh pihak sepakat memastikan kegiatan penghijauan ini berdampak ekologis jangka panjang, bukan hanya seremonial sesaat, demi kelestarian lingkungan dan ketahanan bencana Kabupaten Kolaka Utara.

(NRW/DN)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement