Makassar, DestinasiNews.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemitraan dengan sekolah swasta melalui kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Komitmen ini disampaikan dalam Seminar Nasional “Evaluasi SPMB Menuju Pendidikan Berkualitas dan Inklusif” yang digelar di Makassar.(11/10/2025)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya pendidikan bermutu tanpa diskriminasi. Ia menjelaskan bahwa kebijakan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) memiliki empat jalur penerimaan: domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
“Setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan bermutu tanpa diskriminasi, baik karena ekonomi, agama, maupun kondisi fisik. Itu amanat konstitusi,” ujar Abdul Mu’ti.
Kemendiknas juga akan menguji coba Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi jalur prestasi akademik di SMA pada November 2025, diikuti jenjang SMP dan SD pada Maret 2026.
Sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah dalam pemerataan mutu pendidikan. Tahun ini, 23% anggaran revitalisasi dialokasikan bagi sekolah swasta untuk penguatan sarana prasarana, redistribusi guru ASN, dan digitalisasi pembelajaran.
“Pendidikan negeri dan swasta adalah mitra strategis. Semua anak bangsa berhak atas pendidikan bermutu,” tegas Abdul Mu’ti.
Dengan komitmen ini, Kemendikdasmen berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
(Nirwansyah)


Comment