SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daerah
Home / Daerah / Sekda Kolut Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Nasional Jelang Idul Adha 2026

Sekda Kolut Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Nasional Jelang Idul Adha 2026

Kolaka Utara, DestinasiNews.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring, Senin 18 Mei 2026. Rakor yang digelar Kementerian Dalam Negeri ini juga dirangkaikan dengan rapat teknis Sidak Pasar menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Kemendagri Nomor 500.2.3/4153/SJ tanggal 16 Mei 2026. Rakor berlangsung melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung via YouTube Kemendagri RI, diikuti seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia bersama Forkopimda dan OPD terkait.

Dalam rapat, dibahas langkah konkret pengendalian inflasi daerah, alokasi khusus non fisik, pengawasan obat dan makanan, serta sosialisasi jaminan produk halal. Setiap daerah diminta memaparkan kondisi pergerakan harga, kendala, dan upaya pengendalian di wilayah masing-masing.

Pemkab Kolaka Utara menyampaikan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu kedua Mei 2026 sebesar 0,04. Angka ini menunjukkan kondisi harga di daerah masih terkendali. Komoditas penyumbang terbesar perubahan IPH adalah bawang merah 0,161, minyak goreng 0,0987, dan daging ayam ras 0,091. Sementara fluktuasi harga tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit.

TINJAU JALUR LISDES, KOMISI III DPRD KOLAKA UTARA DENGAR LANGSUNG ASPIRASI WARGA DESA TOBELA

Sekda H. Muhammad Idrus menegaskan Pemkab Kolut akan memperkuat koordinasi dengan distributor, pelaku usaha, dan Satgas Pangan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga menjelang Idul Adha.

“Kami siapkan operasi pasar murah dan kerja sama dengan Bulog. Sidak pasar juga akan dilakukan bersama Forkopimda untuk mencegah penimbunan dan lonjakan harga,” ujarnya.

Kemendagri meminta seluruh daerah melakukan sidak pasar dan menyiapkan langkah intervensi jika diperlukan. Tujuannya menjaga inflasi nasional tetap pada kisaran target 2,5% plus minus 1% tahun 2026.

Pemkab Kolut akan menindaklanjuti hasil rakor melalui rapat internal TPID untuk menyusun langkah teknis di lapangan.

(NRW/DN)

DEMOKRAT LUWU UTARA PERINGATI HUT KE-25 DENGAN BAKSOS DAN BANSOS UNTUK WARGA KURANG MAMPU

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement