Kolaka Utara, DestinasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara resmi melepas keberangkatan 139 calon jamaah haji asal Kolaka Utara untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Masjid Agung Kolaka Utara, Kamis 14 Mei 2026, dihadiri unsur Forkopimda, Kemenag, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga jamaah.

Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, memimpin langsung pelepasan rombongan yang menjadi salah satu agenda penting pemerintah daerah dalam memberikan dukungan moral dan pelayanan maksimal kepada warganya yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, H. Jumarding menyampaikan pesan khusus agar seluruh jamaah menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, kekompakan antar jamaah dan komunikasi yang baik dengan petugas pendamping menjadi kunci kelancaran ibadah di tengah padatnya aktivitas di Makkah dan Madinah.
“Haji adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan fisik kuat dan hati yang tenang. Saya titip, jaga kesehatan, ikuti arahan petugas, dan jaga kekompakan sesama jamaah Kolaka Utara. Nama baik daerah juga dibawa bersama Bapak dan Ibu sekalian,” ujar H. Jumarding.

Tahun 2026 ini, Kolaka Utara memberangkatkan 139 jamaah resmi yang terdiri dari 53 jamaah laki-laki dan 86 jamaah perempuan. Seluruh jamaah tergabung dalam Kelompok Terbang atau Kloter 35 UPG. Jumlah ini menunjukkan antusiasme masyarakat Kolaka Utara yang terus meningkat setiap tahunnya untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Keberangkatan tahun ini juga diwarnai profil jamaah yang menarik dan menginspirasi. Jamaah tertua adalah Bapak Baso, 90 tahun, asal Pakue Tengah, yang tetap bersemangat meski usianya sudah lanjut. Sementara jamaah termuda adalah Sa’idatul Anisahara, 23 tahun, asal Lambai, yang menjadi representasi semangat ibadah generasi muda Kolaka Utara.

Rangkaian perjalanan menuju Tanah Suci telah disusun pemerintah daerah dan Kemenag Kolaka Utara secara terkoordinasi. Titik kumpul awal dipusatkan di Masjid Agung Kolaka Utara. Dari sana, rombongan bertolak menuju Pelabuhan Tobaku untuk menyeberang ke Siwa. Setelah tiba di Siwa, jamaah melanjutkan perjalanan darat menuju Asrama Haji Makassar yang menjadi titik embarkasi terakhir sebelum terbang langsung ke Arab Saudi.
Proses ini dirancang untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah, mengingat jarak tempuh dan kondisi cuaca. Petugas kesehatan, pembimbing ibadah, dan petugas haji daerah telah disiapkan untuk mendampingi sejak awal keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Kepala Kantor Kemenag Kolaka Utara yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa seluruh dokumen perjalanan, vaksinasi, dan bimbingan manasik telah diselesaikan sesuai standar Kementerian Agama RI. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Kolaka Utara dalam memfasilitasi transportasi dan akomodasi awal jamaah.
Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, tertib, dan lancar. Harapan besar juga disampaikan agar para jamaah kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabrurah, serta membawa nilai-nilai positif untuk diterapkan di tengah masyarakat.
“Pulang nanti, jadilah agen perubahan. Sebarkan semangat toleransi, gotong royong, dan kedisiplinan yang didapat selama di Tanah Suci. Itu lebih penting dari sekadar gelar haji,” tegas H. Jumarding di hadapan para jamaah.
Pelepasan ini juga menjadi momentum pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan haji berjalan optimal. Kolaka Utara berkomitmen terus meningkatkan koordinasi dengan Kemenag dan PPIH agar setiap jamaah mendapat pelayanan yang layak, mulai dari administrasi, kesehatan, hingga konsumsi selama di embarkasi.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana haru menyelimuti Masjid Agung saat keluarga melepas keberangkatan orang tua, suami, istri, dan anak mereka menuju Tanah Suci. Banyak keluarga yang menitipkan doa agar perjalanan berjalan lancar dan seluruh jamaah kembali dengan selamat.
Dengan dilepasnya 139 jamaah ini, Kolaka Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebutuhan spiritual masyarakat. Pemerintah daerah berharap pelayanan haji tahun 2026 menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan fasilitas dan koordinasi lintas instansi.
Keberangkatan Kloter 35 UPG dijadwalkan sesuai jadwal embarkasi Makassar. Jamaah diimbau untuk tetap menjaga stamina, mengikuti arahan petugas, dan memanfaatkan waktu di Tanah Suci untuk fokus beribadah.
(NRW/DN)


Comment