Surabaya, DestinasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melanjutkan rangkaian Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Visit 2026 dengan kunjungan strategis ke Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya, Kamis (16/4/2026).

Kunjungan dipimpin langsung Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Andi Haerul Rijal,S.Sos. Rombongan diterima secara resmi oleh Konsul Jenderal Amerika Serikat, Christopher R. Green.
Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, dengan fokus pada penguatan kerja sama ekonomi serta penjajakan peluang investasi lintas sektor di Kabupaten Kolaka Utara. Dalam diskusi tersebut, Bupati memaparkan potensi unggulan daerah yang mencakup sektor perkebunan dan pertanian, perikanan, pertambangan, hingga pariwisata yang berorientasi pada keberlanjutan.
Dorong Hilirisasi Kakao 75.000 Hektare
Salah satu isu strategis yang menjadi sorotan utama adalah pengembangan hilirisasi kakao sebagai komoditas unggulan daerah. Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan nilai tambah melalui pengolahan kakao berbasis industri, sekaligus memastikan peningkatan kesejahteraan petani secara menyeluruh.
Dalam paparannya, Bupati menyampaikan rencana besar optimalisasi lahan kakao seluas 75.000 hektare. Saat ini, sekitar 25.000 hektare telah tergarap aktif, dengan tambahan 18.000 hektare yang tengah dalam tahap pengembangan dan diproyeksikan mulai berproduksi dalam tiga tahun ke depan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kolaka Utara sebagai salah satu sentra kakao strategis di Indonesia.
Konsul Jenderal Amerika Serikat menyambut positif inisiatif tersebut dan membuka ruang dialog lanjutan terkait potensi kolaborasi, khususnya dalam pengembangan rantai pasok global, peningkatan kualitas produk, serta peluang investasi di sektor agroindustri.
Bagian dari Diplomasi Ekonomi Daerah
Inisiatif roadshow ini merupakan bagian dari upaya strategis yang diinisiasi oleh EDC Forum bersama Tenggara Strategics sebagai knowledge partner, dalam rangka memperkuat diplomasi ekonomi daerah dan membuka akses jejaring investasi internasional bagi Kabupaten Kolaka Utara.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kolaka Utara tidak hanya menawarkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kesiapan menuju transformasi ekonomi berbasis hilirisasi dan kemitraan global. Dengan pipeline proyek yang jelas, skala lahan yang signifikan, serta dukungan ekosistem kolaboratif yang melibatkan mitra strategis seperti EDC Forum dan Tenggara Strategics, Kolaka Utara memposisikan diri sebagai destinasi investasi yang prospektif khususnya bagi investor yang mencari kombinasi antara resource-based growth dan sustainable value creation di Indonesia.
(NRW/DN)


Comment